Archive for the ‘isi hati’ Category

h1

February 21, 2009

Aku sendiri

tak pernah henti kukeluhkan itu

Hanya satu yang kucinta

iapun tak mengharapkanku

dunia ini milikku dan semua berpihak padaku

pedih, luka, duka, lara dan derita kini menjadi teman setiaku

bertanyalah, mengapa tak ada setitik suka cita di hidupku???

Mereka semua telah mengalahkannya

Menepiskan keberadaannya

Membawaku bersamanya meski teriakku tuk menolaknya

Semua yang ada hanya harapan

Karena kenyataan tak ada dipihakku

Semua yang ada hanyalah angan

Karena mimpi adalah hidupku

h1

Seperti Ini, Aku

February 16, 2009

6a00d83451bae269e200e54f8af8088834-800wi
Sering kukatakan inilah diriku, hidupku

Segala yang terjadi bukan kehendakku

Bahkan tak pernah menjadi harapku

Tapi kadang aku mengeluh, mengapa ini adalah diriku

Sering kuungkapkan

Aku bosan bermain dalam kehidupan

Segenap jiwaku berperang melawan diriku, anganku

Namun kukeliru, ternyata kehidupanlah yang mempermainkanku

‘Ini aku’

Terlalu sering kukatakan

hingga tak ada yang mengerti maksud hatiku

mereka yang parnah ada

kini menghilang tanpa menoleh padaku

bukan kasihan yang diharap hatiku

tapi hanya kasih dan bukan juga perih

namun aku bukan diriku

aku lupa bahwa hidup sedang mempermainkanku

h1

kesalahan ? entahlah….

September 15, 2008

apa aku salah memilih hidupku ?

ataukah kehidupan yang salah memilihku ?

pilihanku, apa itu salah ?

pertahananku, apa itu juga salah ?

aku mencoba mengerti, namun salahkah aku?

akupun ingin dimengerti, mungkin memang salah

terlalu mengharap imbalan, mungkin memang salah

kesalahanku karena hanya ingin dihormati

kesalahanku karena pernah melalui hidup ini

kesalahanku karena tak dapat memaafkan sepenuh hati

kesalahanku karena maaf yang ingin ku berikan tak dihargai

kesalahanku karena bertahan sendiri

kesalahanku karena memilih jalan ini

apa kesalahan harus selalu membayangiku ???

ku rasa tak harus terjadi jika sekelilingku turut mengerti

h1

Perkenalan

August 22, 2008

Ku perkenalkan diriku padamu
Kau menyambutku dengan senyum itu
Menenangkan…
Itulah kesan pertama yang kau berikan padaku
Lebih dari perkenalan
Itulah yang kau tawarkan padaku
Kesetiaan…
Itulah yang kau janjikan padaku
Aku menerimamu dengan hatiku
Aku pernah bahagia karena bahagiamu
Namun aku tak pernah menyesal
Untuk menangis karena sedihmu
Tak ada yang pahami diriku lebih dari aku
Sayang sekali
Kau yang dulu pernah berjanji
Kini mengkhianati
Jangan pernah kembali untuk berjanji
Karena luka yang kau toreh di hati
Takkan hilang
Saat kau kembali berjanji untuk mengkhianati